Dear Love: Mengapa Aku Memilih Dia?

 



"Kenapa nggak pilih yang lain? Dari sekian banyak orang yang kamu temui, kenapa harus dia?"


Sejujurnya, aku sendiri nggak tahu alasan pastinya. Tapi satu hal yang aku yakini, aku nggak mau mencari yang lain, bahkan meski ada yang tampak lebih baik sekalipun. Dengan dia, ada rasa nyaman yang sulit aku jelaskan. Jarak yang kami punya bukanlah masalah, justru menjadi ruang yang membuatku semakin menghargainya. Dia berbeda, begitu istimewa di antara semua orang yang pernah aku kenal.


Memang, banyak orang baik di luar sana, sangat baik. Tapi nggak semua orang bisa benar-benar memahami aku. Nggak semua orang bisa membuatku merasa nyaman hanya dengan kehadirannya. Meskipun kadang aku merasa cemas dan dipenuhi banyak kekhawatiran, ada sesuatu dalam suaranya yang bisa membuat semua itu menguap begitu saja. It’s like he knows exactly what I need, bahkan sebelum aku mengatakannya.


Jadi, jangan pernah menyuruhku memilih yang lain. Karena dengan dia, aku sudah merasa sangat cukup. Seperti sebuah quote Islami, “Apa yang ditakdirkan untukmu tidak akan melewatkanmu, dan apa yang melewatkanmu tidak akan pernah menjadi takdirmu.” Aku yakin, dia adalah takdir yang Allah kirimkan untukku. I really love you, selalu dan selamanya.


Selingan dulu dengan sebuah lagu



---


Kadang, cinta memang nggak bisa dijelaskan dengan logika. Cinta hadir begitu saja, seperti menemukan rumah dalam hati seseorang. Mungkin dia nggak sempurna, tapi bersamanya, aku merasa lebih dari cukup. Dia bukan sekadar tempat untuk berbagi kebahagiaan, tapi juga seseorang yang selalu ada di saat aku merasa rapuh.


Jadi, saat ada yang bertanya kenapa aku memilih dia, jawabannya sederhana: karena bersamanya, aku merasa lengkap. Apa yang kami punya, mungkin nggak bisa dimengerti oleh orang lain. Tapi buatku, dia adalah yang terbaik—yang membuat hatiku tenang, yang membuatku tahu bahwa aku telah menemukan yang tepat.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi Buku Principles of Power Karya Dion Yulianto

Mengenal Sarung BHS: Sarung Termahal di Dunia!

Cerita Bersambung : "Misteri di Villa Sang Hakim" (Part 5)