Ekspektasi pada Peserta Didik dalam Kurikulum Merdeka (Bagian Ke 2)
Kang Guru, Bogor. Ekspektasi pada peserta didik adalah standar atau target kompetensi yang diharapkan dapat dicapai oleh seorang siswa setelah mengikuti suatu proses pembelajaran. Ini seperti sebuah patokan yang menunjukkan seberapa jauh kemampuan dan pemahaman siswa mengenai suatu materi pelajaran.
Dalam Kurikulum Merdeka, ekspektasi ini memiliki beberapa ciri khas:
Spesifik dan terukur: Ekspektasi dirumuskan secara jelas dan dapat diukur. Misalnya pada pelajaran IPS Kelas 9 Materi Perubahan Sosial, bukan hanya "Memahami perubahan sosial", tetapi "Dapat menganalisis dampak positif dan negatif globalisasi terhadap perubahan sosial di Indonesia".
Relevan: Ekspektasi sesuai dengan materi pembelajaran, tingkat perkembangan siswa, dan konteks sosial yang lebih luas.
Berorientasi pada kompetensi: Ekspektasi lebih menekankan pada kemampuan siswa dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam situasi yang nyata.
Melibatkan berbagai aspek: Ekspektasi tidak hanya mengukur pengetahuan, tetapi juga sikap dan keterampilan siswa.
Contoh
Ekspektasi Peserta Didik untuk Materi Perubahan Sosial (IPS Fase D Kelas 9)
Setelah mempelajari materi Perubahan Sosial, diharapkan siswa dapat:
Menganalisis berbagai faktor penyebab terjadinya perubahan sosial di masyarakat, baik faktor internal maupun eksternal.
Contoh: Siswa dapat menganalisis bagaimana pengaruh industrialisasi terhadap perubahan struktur sosial di suatu wilayah.
Mengevaluasi dampak positif dan negatif dari berbagai jenis perubahan sosial terhadap kehidupan masyarakat.
Contoh: Siswa dapat mengevaluasi dampak globalisasi terhadap nilai-nilai budaya lokal.
Merancang solusi untuk mengatasi masalah sosial yang timbul akibat perubahan sosial.
Contoh: Siswa dapat merancang program pemberdayaan masyarakat untuk mengatasi dampak negatif urbanisasi.
Menghargai keberagaman budaya dan sikap toleransi dalam menghadapi perubahan sosial.
Contoh: Siswa dapat menunjukkan sikap toleransi terhadap perbedaan pendapat dalam diskusi mengenai isu-isu sosial yang sedang terjadi.
Mengkomunikasikan hasil analisis dan pemikirannya secara lisan maupun tulisan dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar.
Contoh: Siswa dapat mempresentasikan hasil penelitiannya tentang perubahan sosial di lingkungan sekitar dengan menggunakan media yang menarik.
Mengapa Ekspektasi Penting?
Ekspektasi yang jelas dapat:
Memandu pembelajaran: Guru dapat merancang kegiatan belajar yang lebih terarah dan efektif.
Meningkatkan motivasi: Siswa memiliki tujuan yang jelas untuk dicapai.
Memudahkan penilaian: Guru dapat menilai pencapaian siswa secara lebih objektif.
Kesimpulan
Ekspektasi pada peserta didik dalam Kurikulum Merdeka adalah sebuah alat yang sangat berguna untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Dengan merumuskan ekspektasi yang jelas dan relevan, diharapkan siswa dapat mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan di masa depan.
Referensi
Platform Merdeka Mengajar
Buku Panduan Guru Mapel IPS
Ditulis oleh Kang Guru
Seri Memahami Kurikulum Merdeka Bagian Kedua
Baca juga : Umpan Balik Positif dalam Kurikulum Merdeka
Komentar
Posting Komentar