Adab Lebih Utama Daripada Ilmu
Tausiyah Dhuha
Selasa, 30 April 2024
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Hadirin yang saya hormati,
Pernahkah kita mendengar pepatah bijak yang mengatakan "Adab lebih utama daripada ilmu"? Pepatah ini mengandung makna yang mendalam, bahwa dalam hidup ini, mengutamakan adab jauh lebih penting daripada sekadar mengejar ilmu pengetahuan.
Mengapa demikian? Karena ilmu tanpa adab bagaikan pisau bermata dua. Orang yang memiliki ilmu yang tinggi, namun tidak memiliki adab yang baik, dapat menjadi berbahaya bagi dirinya sendiri dan orang lain. Ilmu yang dimilikinya bisa saja disalahgunakan untuk menipu, merugikan, atau bahkan menindas orang lain.
Sedangkan orang yang beradab, meskipun ilmunya belum banyak, akan selalu menggunakan ilmunya dengan bijak dan bertanggung jawab. Mereka akan senantiasa menghormati orang lain, menjaga lisan dan perbuatannya, serta bertindak sesuai dengan norma dan nilai yang berlaku.
Hal ini sejalan dengan hadits Rasulullah SAW yang berbunyi:
"Aku diutus untuk menyempurnakan akhlak mulia." (HR. Bukhari dan Muslim)
Maksudnya, Nabi Muhammad SAW diutus ke dunia ini bukan hanya untuk menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga untuk mengajarkan akhlak mulia kepada umat manusia. Beliau ingin menjadikan umatnya sebagai orang-orang yang beradab dan bermoral tinggi.
Bagaimana dengan aplikasi pepatah ini dalam kehidupan sehari-hari?
Mari kita ambil contoh siswa SMP.
- Memasang logo terlarang, seperti palu arit atau foto yang menunjukkan jari tengah sebagai foto profil di media sosial jelas merupakan tindakan yang tidak beradab dan tidak berilmu. Hal ini menunjukkan bahwa siswa tersebut tidak memahami nilai-nilai moral dan norma yang berlaku di masyarakat.
- Kegiatan pacaran yang diunggah di media sosial, meskipun bukan merupakan tindakan kriminal, tetaplah tidak dibenarkan dalam Islam. Hal ini menunjukkan bahwa siswa tersebut belum memahami ajaran agamanya dengan baik dan tidak memiliki rasa malu.
Oleh karena itu, penting bagi para siswa untuk senantiasa mengutamakan adab dalam setiap perilakunya. Belajarlah dengan tekun, namun jangan lupa untuk selalu menjaga akhlak mulia. Hormatilah orang tua, guru, dan teman-teman. Gunakanlah media sosial dengan bijak dan bertanggung jawab.
Ingatlah, ilmu tanpa adab bagaikan pohon tanpa buah. Pohon tersebut mungkin tinggi menjulang, namun tidak akan memberikan manfaat bagi orang lain. Jadilah generasi muda yang berilmu dan beradab, agar dapat menjadi manfaat bagi agama, bangsa, dan negara.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Komentar
Posting Komentar