Bayang-Bayang Kesalahan (4)
**Bab 3: Tragedi di Jurang Kesedihan**
Ketika matahari terbit di Cisarua keesokan harinya, sebuah berita mengejutkan menyebar cepat di antara warga. Sebuah motor ditemukan hancur di dasar jurang, dan di sampingnya, tergeletak tubuh Arman yang tak bernyawa. Kabar duka itu segera sampai ke telinga sang ibu, yang langsung terduduk lemah, tak percaya.
Polisi dan warga berkumpul di lokasi kejadian, mencoba memahami bagaimana tragedi ini bisa terjadi. Sementara itu, sang ibu hanya bisa menatap kosong, seraya bertanya-tanya dalam hati, apakah ini semua salahnya? Apakah tuduhan yang dia lontarkan telah mendorong Arman ke tepian jurang ini?
Di antara bisikan dan tatapan kasihan dari tetangga, sang ibu merasa terhukum oleh setiap kata yang mereka ucapkan. Mereka tidak tahu, mereka tidak mengerti. Hanya dia yang tahu betapa dalamnya penyesalan yang kini menghujam jantungnya.
Saat jenazah Arman dibawa pulang, sang ibu berjanji pada dirinya sendiri bahwa dia akan mencari kebenaran, tidak peduli betapa menyakitkannya. Dia harus tahu, apakah tuduhan itu memang benar, atau hanya kesalahpahaman yang tragis.
Bersambung bagian lima
Komentar
Posting Komentar