Sami'na Wa Atho'na: Ketaatan kepada Allah, Rasul dan Pimpinan yang Berlandaskan Iman
Makna dan Kepatuhan Sempurna Kang Guru. Bogor . Sami'na wa ato'na adalah ungkapan bahasa Arab yang berarti "kami mendengar dan kami patuh". Ungkapan ini mengandung makna penting dalam Islam, yaitu wujud nyata dari keimanan dan ketaatan seorang muslim kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Ketaatan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya harus dilandasi dengan iman dan keyakinan yang mendalam, bukan hanya sekedar mengikuti perintah tanpa memahami maknanya. Hal ini ditegaskan dalam firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Surat An-Nur ayat 51: > وَإِذَا دُعِیَ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ لِتُحَكَّمَا بَيْنَهُمْ قَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا أُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ > Artinya: Dan apabila mereka dipanggil kepada Allah dan Rasul-Nya untuk menyelesaikan perkara di antara mereka, mereka berkata: "Kami dengar dan kami patuh." Mereka itulah orang-orang yang beruntung. Syarat dan Dalil-dalil Sami'na Wa Atho'na Sami'na wa ato'na kepada Allah SWT d...